Selamat siang yang sedang ku rindukan,
Salam ini disertai senyum sumringah dari balik jendela lantai dua
Dari tempat duduk yang sejak kecil kuimpikan, kursi yang bisa berputar-putar
Siang ini sangat terik
Apa di sana juga?
Ah.. tentu saja. Bukankah kita memang bernaung di bawah langit ya sama.
Jadi katakan padaku bahwa aku tak perlu khawatir tentangmu
Kita ada di planet yang sama
Aku bukan alien yang sedang mengagumi manusia kan?
Tapi rasa rindu itu kadangkala lucu
Rindu itu bukan berarti aku teringat-ingat wajahmu
Ah .. tentu saja. Aku belum melihat wajahmu. Hanya sekilas waktu itu. Dan aku memiliki daya ingat yang kurang baik. Tapi segala yang kau tuturkan padaku, telah membentuk sosokmu dalam ingatanku, dan itu yang menjadikannya rindu lebih dari rindu.
Apa ini? Kemana arah bicaraku?
Ya sudahlah, orang yang sedang merindu itu mudah sekali kehilangan diri. Menjadi lupa siapa dirinya, dimana ia berada dan apa yang mau dikatakannya.
Sampai begitunya ya... Ha ha iya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar